Get me outta here!

Jumat, 17 Maret 2017

Sistem Saraf






1. Pengertian Sistem saraf



          Sistem saraf merupakan salah satu bagian yang menyusun sistem koordinasi yang bertugas menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan respons terhadap rangsangan tersebut. Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera.



Cara Kerja Sistem Saraf


Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut :
a. Reseptor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra
b. Efektor : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar
c. Sel Saraf Sensorik : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak
d. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak
e. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain.



2. Pembagian Sistem Saraf

Sistem Saraf terdiri atas dua :

A. Sistem Saraf Pusat.

          Seluruh aktivitas tubuh manusia dikendalikan oleh sistem saraf pusat. Sistem ini yang mengintegrasikan dan mengolah semua pesan yang masuk untuk membuat keputusan atau perintah yang akan dihantarkan melalui saraf motorik ke otot atau kelenjar. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Kedua organ tersebut dilindungi juga oleh selaput yang terdiri dari jaringan ikat meninges.



Sistem Saraf Pusat terbagi atas 2 yaitu :


1. OTAK
Bagian-bagian dari otak adalah :


OTAK BESAR

    Otak besar mengisi penuh bagian depan dari rongga tengkorak, dan terdiri dari dua belahan (hemifer) besar, yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan, sebaliknya belahan kanan mengatur tubuh bagian kiri.
    Otak besar terdiri atas dua lapisan yaitu lapisan luar (korteks) yang berisi badan neuron dan lapisan dalam yang berisi serabut saraf yaitu dendrit dan neurit.
    Otak besar merupakan saraf pusat yang utama.Setiap aktivitas akan dikendalikan oleh bagian yang berbeda, yaitu: Lobus frontalis (daerah dahi), berhubungan dengan kemampuan berpikir.




OTAK DEPAN

Otak depan terbagi menjadi dua, yaitu depan dan belakang.
   
    Depan berfungsi untuk = menerima semua rangsangan kecuali reseptor bau
    Belakang berfungsi untuk = pengaturan suhu, mengatur rasa lapar


OTAK TENGAH

          Otak tengah manusia berukuran cukup kecil,dan terletak didepan otak kecil. Otak tengah berperan dalam pusat pergerakan mata, misalnya mengangkat kelopak mata, refleks penyempitan pupil mata.


OTAK KECIL

Otak belakang terdiri atas tiga bagian utama yaitu :

     Jembatan Varol (pons Varolli)
        Jembatan Varol berisi serabut yang menghubungkan lobus kiri dan lobus kanan otak kecil, menghubungkan antara otak kecil dengan korteks otak besar.

    Otak kecil (serebelum),

Otak kecil, terletak di bawah bagian belakang otak belakang. Otak kecil berperan sebagai pusat keseimbangan, koordinasi kegiatan otak, koordinasi kerja otot dan rangka.



SUMSUM LANJUTAN (Medula Oblongata).


v SUMSUM TULANG BELAKANG ( Medula Spinalis )
Berfungsi sebagai gerak reflex



B. Sistem Saraf Tepi
Terdiri atas somatis dan autonom.

    Somatis                                        
Dibagi menjadi Kranial (12 pasang ke otak) dan Spinal (31 pasang ke Sumsung Tulang Belakang).

    Autonom
Terbagi menjadi Simpatik dan Parasimpatik yang cara kerjanya secara antagonis (Berlawanan).

0 komentar:

Posting Komentar